Kebiasaan pemula saat membeli domain cepat tergiur dengan penawaran murah di Facebook. Kalau Anda masuk ke grup-grup blogger, ada begitu banyak seller domain illegal yang menawarkan harga miring untuk sebuah domain. Domain ini dibeli langsung melalui registrar resmi, namun menggunakan kartu kredit orang lain.

Hal-hal illegal seperti ini akan memiliki efek dikemudian hari, bisa saja sewaktu-waktu domain Anda dibekukan oleh pihak registrar karena tindakan illegal atau status pembayaran yang yang dianggap bermasalah.

Pastinya Anda mulai dihantui rasa was-was kan? Untuk mencegah hal tersebut karena terlanjur membeli domain illegal, saya menulis beberapa tips yang sangat membantu Anda menghindari hal-hal buruk nantinya terjadi.

Transfer ke registrar lainnya

Ketika Anda membeli domain illegal dari seller bodong, amankan terlebih dahulu domain tersebut dari gangguan lainnya seperti akses; maksudnya akses dari seller yang bisa di tarik kembali domain tersebut. Nah, untuk melakukannya Anda perlu mentransfer domain ke registrar lainnya.

Terhitung dari pertama domain tersebut terdaftar, syarat wajib transfer ke registrar lainnya yaitu masa aktif domain sudah mencapai 60 hari di registrar lama. Barulah Anda bisa mentransfer ke registrar lainnya seperti Namecheap dan lain sebagainya.

Mengubah informasi kepemilikan

Hal ini bisa dibilang cukup efektif. Ketika Anda membeli domain illegal, pastinya data-data whois yang terdapat di domain tersebut merupakan nama orang lain. Oleh karena itu, Anda perlu mengubahnya menjadi informasi diri Anda.

Selain mengubah kepemilikan, hal ini dapat mencegah adanya penindakan bukti bahwa domain tersebut milik orang lain.

Jika terlanjur dibekukan

Ada solusi untuk domain Anda yang tidak dapat diakses darimanapun. Biasanya, pihak registrar memintai bukti kepemilikan domain berupa email akses dan data-data. Sekalipun domain telah disuspend, Anda cukup membayar tagihan yang diberikan oleh pihak registar, namun ada beberapa pula yang tidak dapat dibayar karena beberapa disput dari bank, sehingga harus dilepas terlebih dahulu agar domain dapat digunakan kembali.

Sayangnya, jika anda tidak memiliki akses apapun untuk mengendalikan domain tersebut, akan sangat repot prosesnya. Saya pernah menghubungi layanan penyedia domain untuk menanyakan masalah perihal akses domain. Katanya, mereka tidak dapat memberikan akses karena kita tidak memiliki akses ke alamat email.

Pentingnya email yang terdaftar di informasi kepemilikan adalah untuk memperjelas hal-hal seperti demikian. Sekalipun domain disuspend, jika domain tersebut sangat berharga, Anda bisa membuat sebuah surat khusus dan membicarakannya dengan pihak registar.

Nah, lebih ribetnya lagi jika Anda dimintai untuk menghubungi pihak ICANN, akan sangat repot dan proses yang cukup panjang. Claim domain yang seperti ini biasanya digunakan oleh pihak perusahaan untuk menyatakan bahwa nama domain miliknya telah diambil oleh orang lain. Bukan tidak mungkin untuk mengambilnya kembali, namun prosesnya cukup terbelit-belit.